17 Mar 2012

Tedak Siten Bayi Kembar

Setelah pada Bulan Januari 2011 keluarga Bapak Surdiyanto Suryodarmodjo mengadakan upacara nuju bulanan untuk kedua putri kembar nya yaitu Ibu Arum dan Ibu Asri, makan pada pertengahan Desember  2011 tepatnya tanggal 11 Desember 2011 keluarga beliau mengadakan upacara turun tanah untuk cucu cucunya.

Uniknya dari upacara tedak siten kali ini, baby nya terdiri dari 3 anak, yaitu 2 baby kembar putra dari Ibu Asri dan Bapak Tio, dan 1 baby perempuan putri  dari Ibu Arum dan Bapak Saefudin. Seperti pada upacara Nuju Bulanan, pada acara ini juga di laksanakan di kediaman keluarga di Bogor yang masih asri dan berhawa sejuk.


Gambar 1 : perlengkapan upacara tedak siten
 
Karena baby nya berjumlah 3, maka semua perlengkapan upacara nya juga terdiri 3 , seperti 3 bokor, 3 tangga tebu wulung, 3 kurungan, 3 set ketan warna warni(7 warna). Upacara berlangsung meriah, dan dimulai ketika 3 baby tersebut secara berbarengan di damping oleh orang tua serta kakek nenek nya menginjakan kaki nya di ketan warna warni yang bermakna agar anak mampu untuk menghadapi segala bentuk tantangan akan akan selalu muncul dalam kehidupan nya, selanjutnya ketiga baby tersebut menaiki tangga tebu wulung yang bermakna agar sang anak memiliki

ketetepan hati ( anteping kalbu) dalam mengejar cita cita nya dan tak gampang menyerah.

    
Gambar 2 ,3,4: baby sedang menjalankan ritual turun tanah

Selanjutnya anak di masukkan ke dalam kurungan dan di perbolehkan mengambil barang barang yang sudah tersedia seperti kitab suci, uang, perhiasan, pakaian, mainan dll. Anak akan mengambil salah satu benda tersebut dan sebagai gambaran akan menjadi apa kelak jika sudah besar. Makna nya dari kurungan ayam ini adalah agar anak tersbut kelak akan masuk ke semua lingkungan masyarakat dengan baik dan dapat mematuhi segala aturan.

  

Gambar 5 : baby sedang di mandikan
Gambar 6 : Orangtua sedang memotong tumpeng dan berfoto bersama

Setelah itu secara berbarengan ketiga anak tersebut di mandikan, dan para orang tua memotong tumpeng ang bertujuan agar nanti nya kehidupan anak beserta orang tua dan keluarganya akan selalu mendapat lindungan dari Allah SWT. Setelah itu kedua orang tua menyebarkan beras kuning / empon empon berisi koin kepada para tamu yang hadir dengan maksud memberikan rezeki kepada orang lain.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *