12 Jun 2011

Upacara Nuju Bulan 2 Calon Ibu Kembar

Pada pertengahan Januari  2011, Bapak Saefudin menghubungi Chandra Rini menanyakan mengenai Upacara Adat Nuju Bulanan, saat itu beliau mengatakan dalam waktu dekat akan mengadakan upacara tersebut untuk istri nya yaitu Ibu Arum dan juga untuk saudara kembar dari Ibu Arum yaitu Ibu Asri yang menikah dengan Bapak Tyo.

Setelah pembicaraan melalui telepon tersebut, pada akhir bulan Januari Bapak Saefudin mengunjungi sanggar kami bersama Ibu Arum , Ibu Asri dan Ibu Surdiyanto Suryodarmodjo yang merupakan Ibu dari Ibu Arum dan Ibu Asri.

Berdasarkan informasi, sebenarnya pernikahan Ibu Arum dan Ibu Asri dahulu tidak dalam waktu yang bersamaan, namun Alhamdulillah kedua nya hamil dalam waktu yang bersamaan sehingga dapat di adakan upacara nuju bulanan yang juga bersamaan.

Dan setelah di sepakati, akhirnya Upacara tersebut akan diadakan di rumah kediaman Keluarga Bapak Surdiyanto di Villa Bogor Indah, Bogor pada tanggal 26 Februari 2011 pukul 11 siang.

Pada tanggal tersebut, tepat pukul 7 pagi kami tiba di kediaman beliau dan segera menyiapkan segala perlengkapan dan kebutuhan untuk jalan nya upacara yang semua terdiri dari dua seperti busana dan kain yang untuk upacara ganti baju, tumpeng selamet yang berbentuk 7 pucuk gunung,perlengkapan dodol rujak serta kelapa gading bergambar Kamajaya dan Kamaratih yang semua nya kami sediakan kembar. Khusus untuk bokor siraman, kebetulan sekali Ibu Surdiyanto memiliki bokor yang sama dengan yang kami miliki sehingga kedua bokor tersebut dapat di sandingkan di tempat siraman yang telah tersedia. Sementara kru Chandra Rini menyiapkan, Ibu Tuti Rahardjo selaku perias Chandra Rini merias kedua calon Ibu tersebut.

Pada pukul 9.30 pagi kedua calon Ibu sudah siap, acara di mulai dengan pengajian yang bertujuan untuk mendoakan agar calon Ibu serta bayi yang di kandungan selalu dalam keadaan sehat.  Setelah itu, tepat pukul  11 siang Upacara Nuju Bulanan siap di mulai, kedua calon bapak yaitu Bapak Saefudin dan Bapak Tyo telah berbusana jawi beskap landing warna merah marun menuntun istri masing masing yang mengenakan kain batik yang di lapisi baju melati untuk sungkeman kepada orang tua dan sesepuh untuk meminta restu. Setelah sungkeman, kedua calon ibu di bimbing dengan penuh kasih sayang oleh suami masing masing menuju tempat siraman.

Gambar 2. Orangtua menyirami calon Ibu
Gambar 3 Calon Ibu bersama suami

Siraman diawali oleh kedua orang tua dari Ibu Arum dan Ibu Asri yaitu Bapak dan Ibu Surdiyanto Suryodarmodjo secara bergantian dan di lanjuti oleh para sesepuh yang ikut mendoakan dan member restu. Siraman diakhiri dengan para calon ayah yang menyirami istri masing masing.

Selanjutnya kedua calon ibu di bimbing menuju ke kamar ganti untuk berganti busana yang kering dan melanjutkan upacara yaitu upacara tukar busana. Diawali dengan pemotongan tali janur dan brojolan telur serta kelapa gading yang bermakna agar kelahiran jabang bayi berjalan lancer di lanjutkan dengan upacara ganti busana.

Upacara ini berlangsung meriah dan unik karena kedua calon ibu berganti busana yang pada buasna pertama hingga yang ke enam para hadirin  mengatakan “belum pantas” sampai pada busana yang ketujuh yaitu kebaya marun berbordir indah baru di bilang “pantas” oleh hadirin, acara dilanjutkan dengan angrem dan para suami menyuapi istri masing masing.

Upacara di lanjutkan dengan dodol rujak, Ibu Arum dan Ibu Asri mencampur bahan bahan dan mengulek nya dengan luwes, setelah rujak siap di hidangkan para suami di tanyakan oleh MC apakah rujak nya enak, dengan spontan kedua calon bapak tersbut mengatakan “ enaakk… “ , setelah itu para hadirin di persilahkan membeli rujak dengan kreweng (koin yang terbuat dari tanah liat) yang telah di bagikan sebelumnya.

Acara ditutup dengan Bapak Saefudin dan Bapak Tyo memecahkan kepalap bergambar dan para hadirin di persilahkan santap siang.

Kami mengucapkan terima kasih kepada keluarga Bapak dan Ibu Surdiyanto atas kepercayaan nya kepada kami untuk membantu melaksanakan upacara nuju bulanan yang unik tersebut.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *